Mengenal Malcolm Baldrige Criteria Sebagai Alat Pengendalian Kinerja (2)

Melanjutkan artikel sebelumnya bahwa salah satu alat untuk mengendalikan kinerja adalah dapat menggunakan Malcolm Baldrige Criteria. Ada beberapa kriteria yang digunakan dalam Malcolm Baldrige Criteria seperti yang telah dimuat dalam artikel sebelumnya.

Nama Malcolm Baldrige sebenarnya diambil dari nama mantan Menteri Perdagangan AS yang tiap tahun memberikan penghargaan kepada setiap organisasi – baik profit dan non profit -  yang dianggap mencapai kinerja yang unggul, penghargaan itu lah yang disebut Malcolm Baldrige  Award. sejak dikenalkan pada tahun 1989, penghargaan tahunan ini akhirnya menjadi inspirasi dan memberikan konstribusi yang signifikan bagi peningkatan mutu dan kinerja berbagai lembaga di dunia.

Ada beberapa kriteria yang dipakai seperti diulas di artikel sebelumnya. kali ini kita akan menjabarkan kriteria-kriteria tersebut.

1. Kriteria Leadership

Kriteria ini ingin melihat bagaimana para leader di organisasi Anda menampilkan kapasitasnya : bagaimana mereka menetapkan visi dan tujuan organisasi; dan kemudian mengkomunikasikannya kepada setiap anggota. Juga apakah leaders di organisasi Anda memiliki kecakapan untuk mengelola dan menginspirasi anak buahnya untuk mencapai keunggulan kinerja.

2. Strategic planning

Kriteria ini mau melihat bagaimana proses perumusan strategi ditetapkan dilingkungan kantor Anda. Dan yang tak kalah penting : apakah konten strategi itu secara tepat merespon dinamika perubahan lingkungan bisnis?

Kategori ini meneliti bagaimana organisasi menyusun perencanaan strategis dan menetapkan rencana tindakannya. Juga memilih, melaksanakan, dan mengubah perencanaan strategis dan rencana tindakan jika perubahan mensyaratkannya, serta bagaimana kemajuannya diukur.

3. Kriteria Customer Focus

Apakah produk dan layanan yang disediakan oleh organisasi Anda sudah ‘mak nyuss?’ Atau hanya bermutu ala kadarnya? Apakah produk atau layanan yang dibentangkan oleh kantor Anda selalu segar nan inovatif; dan membuat para pelanggan bisa tersenyum riang?

4. Kriteria Data, Informasi dan Knowledge Management

Kategori ini meneliti bagaimana organisasi memilih, mengumpulkan, menganalisis, mengelola, dan menyempurnakan data, informasi, dan asset pengetahuan untuk mendukung proses kunci perusahaan. Juga meneliti bagaimana organisasi mengukur kinerjanya.

5. Kriteria Human Resource Focus

People Focus. fokus pada sumber daya manusia (human resources focus). Kategori ini meneliti bagaimana organisasi memungkinkan karyawan mengembangkan potensi dirinya dan bagaimana manajemen karyawan selaras dengan objektif, strategi, dan rencana tindakan perusahaan. Juga mengetahui sejauh mana upaya organisasi untuk membangun dan mempertahankan lingkungan kerja dan dukungan karyawan untuk kinerja ekselen maupun terhadap perkembangan pribadi dan organisasi.

6. Kriteria Operation Management

Kriteria ini mau mengukur bagaimana lembaga Anda mendesain dan mengelola proses kerja kunci? Apakah setiap alur proses sudah didesain dengan ramping dan efisien? Atau masih banyak proses kerja yang terlalu birokratis, tidak saling terkoordinasi dengan baik, dan justru menimbulkan banyak silang sengketa diantara berbagai bagian/departemen?

7. Result. Kriteria yang ke tujuh ini mau melihat bagaimana hasil akhir kinerja organisasi : apakah makin kompetitif, makin efektif, dan makin mengkilap kinerja seluruh aspek organisasinya?

Kriteria ini juga menentukan seperti apa kinerja dan peningkatan dalam seluruh bidang,  hasil-hasil terkait produk dan jasa, kepuasan pelanggan, kinerja keuangan dan pasar, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial. Kategori ini juga meneliti sejauh mana kinerja perusahaan secara relatif terhadap pesaing.

sumber : 8-prinsip-dan-kriteria-penilaian-dalam-malcolm-baldrige

Mengenal Malcolm Baldrige Criteria Sebagai Alat Pengendalian Kinerja

Salah Satu System  / Alat Pengendalian Kinerja

Kinerja excellent adalah impian setiap lembaga,  oleh sebab itu lembaga yang sadar akan pentingnya kinerja excellent tersebut tidak segan-segan mengeluarkan kocek sampai miliaran rupiah demi tercapainya impian kinerja yang excellent.

Malcolm Baldrige Criteria adalah suatu cara untuk memotret kondisi suatu perusahaan atau lembaga untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi kunci keberhasilan atau kegagalan dimasa yang akan datang. Dengan mengetahui faktor-faktor tersebut pimpinan perusahaan atau lembaga tersebut dapat mengambil langkah-langkah yang signifikan untuk mengarahkan lembaganya menuju kinerja yang excellent.

Malcolm Baldrige Criteria tidak hanya mengidentifikasi faktor-faktor keberhasilan kunci dalam sebuah lembaga tetapi sekaligus menuntun pimpinan  untuk mengambil langkah-langkah perbaikan agar terhindar dari resiko gagal, bahkan mampu meraih kinerja yang excellent.

Malcolm Baldrige mengidentifikasi Key Success Factor (KSF) dari sebuah lembaga yang meliputi 6 (enam) kriteria proses  yaitu:

  1. Kriteria Leadership
  2. Kriteria Strategic Planning
  3. Kriteria Customer Focus
  4. Kriteria Data, Informasi dan Knowledge Management
  5. Kriteria Human Resource Focus
  6. Kriteria Operation Management

Sementara ada kriteria yang dinamakan kriteria result yaitu Outcomes.

Dasar pemikirannya adalah: kinerja sebuah lembaga yang berupa Result atau Outcomes sangat ditentukan oleh Prosesnya, bila proses bagus kinerja pasti bagus, sebaliknya bila proses buruk maka kinerja lembaga  juga pasti buruk, oleh sebab itu proses perlu dikendalikan secara baik agar menghasilkan result yang baik.

sumber:http://www.nist.gov/baldrige/publications/business_nonprofit_criteria.cfm

Workshop Sistem Informasi SDM

Workshop Sistem Informasi SDM

Seluruh karyawan dan dosen Universitas Narotama Rabu (3/10) kemarin mengikuti workshop Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SDM). Workshop yang digelar Departemen Sistem Teknologi Informasi (DSTI) itu bekerjasama dengan vendor IT PT Sevima. Wokshop ini diikuti ratusan peserta itu dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Narotama dan Ketua Yayuasan Pawitan Gita Patria.
Workshop Sistem Informasi SDM ini merupakan salah satu komponen atau rangkaian dari Sistem Informasi Manajemen Narotama (Simnaro). Karena Simnaro akan mengintegrasi Sistem Informasi Keuangan, Sistem Informasi Akademik (SIA), Sistem Informasi Penjaminan Mutu (Sipenjamu), Sistem Informasi Portofolio, dan Sistem Informasi Personalia (SDM). Serta tidak menutup kemungkinan sistem informasi lainnya yang nantinya akan terus dikembangkan.
Dalam workshop kemarin semua karyawan dan dosen mendapatkan account probadi beserta passwordnya. Karena yang akan upload data dilakukan pribadi masing-masing melalui validasi unit personalia (SDM). Kemudian di dalam Sistem Informasi SDM juga akan tertera berbagai fasilitas dan data-data lainnya. Seperti pengajuan cuti, penghitungan gaji dan pajak penghasilan, pengisisan beban kerja dosen, dokumentasi tri darma dosen dan sebagainya. (din)

Universitas Narotama