Cara Menyusun dan Membuat KPI – Key Performance Indicators

contoh kpi

KPI atau key performance indicators dapat diartikan sebagai ukuran atau indikator yang akan memberikan informasi sejauh mana kita telah berhasil mewujudkan sasaran strategis yang telah kita tetapkan. Dalam menyusun KPI kita harus sebaiknya menetapkan indikator kinerja yang jelas, spesifik dan terukur (measurable).

KPI juga sebaiknya harus dinyatakan secara eksplisit dan rinci sehingga menjadi jelas apa yang diukur. Pada sisi lain, biaya untuk mengidentifikasi dan memonitor KPI sebaiknya tidak melebihi nilai yang akan diketahui dari pengukuran tersebut. Hindari pengukuran yang berlebihan yang tidak banyak memberi nilai tambah.

Setelah kita merumuskan KPI untuk setiap sasaran strategis yang ada, maka tahapan berikutnya adalah menentukan angka target untuk setiap KPI. Demikianlah, misalkan untuk KPI penerimaan mahasiswa maka angka target yang dipasang misal 900 mahasiswa, sementara untuk market share misalkan angka targetnya adalah 20%, dst.

Penetapan angka target ini sebaiknya mengikuti metode SMART atau singkatan dari :

Specific      : target harus bersifat spesifik, detail dan terfokus
Contoh       : “Meningkatkan penerimaan mahasiswa baru 900 per tahun…”

Measurable: dapat dikur
Contoh        : “…peningkatan  mahasiswa sejumlah 20%

Achievable  : target yang telah ditetapkan merupakan hal yang realistis dan dapat dicapai

(achievable)ada nilai atau hasil peningkatan

 

Relevant      : target yang dipilih merupakan aspek-aspek yang relevan dan berkaitan dengan

tugas pokok.

Time             : waktu untuk mencapai target tersebut / deadline
Contoh          : “… pada akhir semester genap”

 

Berikut contoh : Download Contoh KPI SDM

Area kinerja utama merupakan  bidang tanggung jawab pokok manajer SDM.

Dalam contoh diatas ada empat area kinerja utama.

  • Key performance indicators adalah indikator yang terukur untuk menilai hasil kerja.
  • Masing-masing Area Kinerja Utama (AKU) minimal memiliki satu KPI. Dalam contoh ini, masing-masing AKU memiliki 2 KPI.

Jumlah total KPI sebaiknya berjumlah antara 5 s/d 10 buah

Bobot setiap KPI ditentukan. Bobot ditentukan berdasar tingkat kepentingan (prioritas) KPI dan juga sumber daya yang dialokasikan.

Total bobot harus berjumlah 100.

Target ditentukan berdasar kesepakatan dan juga data pencapaian tahun sebelumnya.

Penulisan angka target bisa berupa % atau nominal atau rupiah; tergantung jenis KPI-nya.

Angka skor didapat dari realisasi/target  x 100 atau juga bisa target/realisasi x 100; tergantung jenis KPI-nya, apakah KPI maximize atau KPI minimize.

Angka skor akhir didapat dari = skor x bobot KPI /100

 

 

Source : strategimanajemen.net

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *